Saturday, January 12, 2013

Kenapa Mereka Menggunakan Kata "Mungkin"?



Kata “Mungkin” memiliki arti tidak atau belum tentu; barangkali; boleh jadi; dapat terjadi; tidak mustahil.
Dari kata itu kemudian terbentuk kata-kata lain;
me·mungkin·kan”  (kata kerja)1 menjadikan mungkin; menjadikan sesuatu dapat terjadi (tidak mustahil) 2 memberi kesempatan; menyebabkan dapat (berbuat, memperoleh, dsb)
“ke·mungkin·an” (kata benda) 1 keadaan yang mungkin; keadaan yang memungkinkan sesuatu terjadi: 2 sesuatu yang mungkin terjadi:

Coba kita simak beberapa lagu yang menggunakan kata “mungkin” di awal liriknya.

Mungkin ini memang jalan takdirku
Mengagumi tanpa di cintai
Tak mengapa bagiku asal kau pun bahagia
Dengan hidupmu, dengan hidupmu (Ungu-Cinta Dalam Hati)

Mungkin hanya Lewat lagu ini
Akan kunyatakan rasa
Cintaku padamu Rinduku padamu
Tak bertepi (Ungu-Laguku)

Mungkinkah bila kubertanya
Pada bintang-bintang
Dan bila ku mulai merasa
Bahasa kesunyian (Peterpan-Mimpi Yang Sempurna)

Mungkin inilah rasanya
Rasa suka pada dirinya 
Sejak pertama aku bertanya 
Facebook-mu apa nomermu berapa (Coboy Junior-Kamu) 

Mungkinkan kita kan slalu bersama
Walau terbentang jarak antara kita
Biarkan kupeluk erat bayangmu
Tuk melepaskan semua kerinduanku (Stinky-Mungkinkah)
 

Mungkin diriku masih ingin bersama kalian
Mungkin jiwaku masih haus sanjungan kalian (Sheila on 7-Kisah Cita Klasik) 

Mungkin aku bisa bercinta dengan kamu 
Kendati kata kata mu selalu 
Menusuk jantung melukai ku (Melly-Mungkin)  

Mungkin aku harus melepaskanmu  
Mungkin aku harus lupakanmu ku tak tahu, ku tak tahu, mungkin (Ardina Rasti-Mungkin)  

Mungkin hanya ada satu bintang 
Yang dapat menghiasi hatimu 
Dan jangan pernah engkau siakan 
Seseorang yang ada di hatimu (Antique-Satu Bintang)

Mungkin aku tidaklah sempurna 
Tetapi hatiku memilikimu sepanjang umurku
Mungkin aku tak bisa memiliki
Dirimu seumur hidupku (Samsons-Tak Bisa Memiliki)

Dari sekian lirik lagu diatas kata Mungkin mengandung arti tersirat yang mengacu pada;  
1. Harapan; Kamu, Kisah Cinta Klasik, Mungkin-Melly, Satu Bintang.  
2. Khayalan; Laguku, Mimpi Yang Sempurna, Mungkinkah.
3. Pesimisme  atau frustasi; Cinta Dalam Hati, Mungkin-Ardina Rasti, Tak Bisa Memiliki.   

Dari ketiga pengelompokkan tersebut, betapapun kondisinya, tetap ada hembusan nafas "harapan" di dalamnya.   

Dalam keseharian, tanpa kita sadari seringkali kita menggunakan kata mungkin yang menunjukkan sikap keragu-raguan. Itu hal yang wajar-wajar saja. 

Kita pun menyadari bahwa di dunia tidak ada sesuatu yang pasti, semua serba mungkin. Sehingga ketika dihadapkan pada pilihan yang kemungkinan bisa gagal, maka sadarilah pasti ada juga kemungkinan untuk bisa berhasil di sana. Dan itulah kenapa mereka menggunakan kata mungkin.

Jadi, bagaimana pendapat kalian?











No comments:

Post a Comment