Sunday, January 27, 2013

Sudah Tahu Fungsi Kemangi?

Saya yakin hampir semua orang Indonesia sangat akrab dengan daun kemangi. Daun kecil yang berwarna hijau dan beraroma wangi yang khas ini kerab kali kita temukan sebagai lalapan atau diolah sebagai campuran sayur.  

Kandungan gizi

Daun kemangi mengandung 

1.      Betakaroten (provitamin A)
Betakaroten berperan mendukung fungsi penglihatan, meningkatkan respon antibodi (fungsi kekebalan tubuh), sintesis protein untuk mendukung proses pertumbuhan, dan sebagai antioksidan (peneteralisir radikal bebas)

2.      Vitamin C
Antara lain berguna untuk (1) pembentukan kolagen untuk penyembuhan luka dan memelihara elastisitas kulit, (2) membantu penyerapan kalsium dan besi, (3) antioksidan, (4) mencegah pembentukan nitrosamin yang bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker).

3.      Kolagen
Merupakan senyawa protein yang memengaruhi integritas struktur sel di semua jaringan ikat, seperti pada tulang rawan, matriks tulang, dentin gigi, membran kapiler, kulit, dan tendon (urat otot). Daun kemangi kaya akan mineral makro, yaitu kalsium, fosfor, dan magnesium. Kalsium penting bagi pembentukan dan pertumbuhan tulang, transmisi impuls saraf, membantu kontraksi otot, dan membantu mengaktifkan reaksi enzim.

4.      Fosfor
Berperan dalam pertumbuhan tulang, membantu penyerapan dan transportasi zat gizi, mengatur keseimbangan asam dan basa. Magnesium membantu merilekskan jantung dan pembuluh darah, sehingga memperlancar aliran darah.

Selain itu daun kemangi juga memiliki Komponen Nongizi
Daun kemangi juga mengandung komponen nongizi antara lain senyawa flavonoid dan eugenol, arginin, anetol, boron, dan minyak atsiri. 

1.      Flavonoid dan eugenol berperan sebagai antioksidan, yang dapat menetralkan radikal bebas, menetralkan kolesterol dan bersifat antikanker. Senyawa ini juga bersifat antimikroba yang mampu mencegah masuknya bakteri, virus, atau jamur yang membahayakan tubuh. Daun kemangi sangat bagus dikonsumsi wanita karena eugenol-nya dapat membunuh jamur penyebab keputihan.

2.      Kandungan arginin-nya dapat memperkuat daya tahan sperma dan mencegah kemandulan. Senyawa anetol dan boron juga sangat berperan dalam menjaga kesehatan reproduksi pria dan wanita.

3.      Anetol dan boron
Kedua senyawa ini dapat merangsang kerja hormon estrogen dan androgen, serta mencegah pengeroposan tulang. Hormon estrogen dan androgen berperan dalam sistem reproduksi wanita.

4.      Minyak atsiri
Senyawa ini mudah menguap dan mempunyai aktivitas biologis sebagai antimikroba. Minyak atsiri dibagi menjadi dua komponen, yaitu komponen hidrokarbon dan komponen hidrokarbon teroksigenasi atau fenol. Fenol memiliki sifat antimikroba sangat kuat. Minyak atsiri dapat mencegah pertumbuhan mikroba penyebab penyakit, seperti Staphylococcus aureus, Salmonella enteritidis, dan Escherichia coli. Minyak atsiri juga dapat menangkal infeksi akibat virus Basillus subtilis, Salmonella paratyphi, dan Proteus vulgaris.  


Cari Modal Usaha Harus ke Mana?



 Aidil Akbar Madjid - detikfinance

1. Dana sendiri

Anda dapat memperoleh modal usaha dengan menggunakan dana Anda sendiri. Misalnya dengan menggunakan dana simpanan yang sudah Anda tabung selama ini. Jika belum cukup, maka Anda juga bisa menutupi kekurangan dana tersebut dengan menjual sebagian aset berharga yang Anda miliki saat ini misalnya Logam Mulia atau perhiasan.

Tidak ada salahnya sedikit berkorban untuk kesuksesan bisnis, anggap saja Anda sedang berinvestasi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar setelah usaha Anda berhasil berjalan nanti. Ingat, berusaha juga masuk kategori ber investasi, yaitu anda menginvestasikan dana anda pada usaha anda sendiri.


2. Mencari Dana Hibah Perusahaan


Modal juga dapat diperoleh dari dana hibah perusahaan, baik perusahaan pemerintah maupun swasta. Saat ini perusahaan-perusahaan besar biasanya memiliki budget atau anggaran tersendiri untuk membantu membangun perekonomian masyarakat di sekitar perusahaan maupun masyarakat umum dengan menyalurkan dana modal usaha melalui Divisi CSR (Corporate Social Responsibility).

Untuk teknis penyaluran dana biasanya dalam bentuk event competition. Oleh karena itu, event tersebut merupakan peluang bagi para calon pengusaha untuk mendapatkan tambahan dana bagi kelangsungan usaha Anda.

3. Menjalin kerjasama


Jika Anda memiliki teman atau saudara yang memiliki minat yang sama dan hendak menjadikan hal tersebut sebagai bisnis, cara ini dapat dijadikan pilihan. Rekan bisnis tersebut bisa jadi hanya memberikan bantuan berupa modal, atau bisa jadi membantu juga dapat operasional bisnis sehari-hari.

Anda juga harus menyepakati hal-hal seperti pembagian hasil agar kedua belah pihak tidak ada yang merasa dirugikan. Kesepakatan itu perlu dibuat perjanjian tertulis untuk mengantisipasi bila terjadi sesuatu di kemudian hari.

4. Mencari Investor


Hampir sama dengan menjalin kerjasama, cara ini juga membantu kita mendapatkan dana dari pihak ketiga. Bedanya, investor biasanya hanya memberikan modal berupa dana tanpa ikut terjun langsung dalam operasional. Hal lain sama seperti cara di atas, hal-hal seperti pembagian hasil atau kesepakatan lain harus dibuat berupa perjanjian tertulis agar kedua belah pihak tidak ada yang merasa dirugikan bila terjadi sesuatu di kemudian hari.

5. Mengajukan Pinjaman Modal Usaha ke Bank



Anda juga dapat mengajukan permohonan pinjaman modal usaha ke Bank. Sebelum pengajuan ini tidak jarang pihak Bank ingin mengetahui profil usaha yang akan Anda buat berupa proposal atau bahkan beberapa meminta Anda untuk menyampaikan Feasibility Study. 

Bisnis atau anda akan dilihat apakah Bankable atau tidak. Andapun harus membayar bunga pinjaman yang besarannya bervariasi antara 8% sampai dengan 15% per tahun. Dalam tahap awal membangun bisnis biasanya Bank jarang ada yang memberikan pinjaman kepada usaha anda, tapi tidak ada salahnya untuk dicoba.

6. Mengajukan Pinjaman Modal Usaha ke Koperasi


Apabila mengajukan pinjaman ke Bank cukup sulit dengan persyaratan yang sangat ketat, maka alternatif anda bisa mengajukan pinjaman melalui Koperasi terutama Koperasi Simpan Pinjam. Mirip seperti pengajuan pinjaman ke Bank, Koperasi juga mensyaratkan profil usaha, Feasibility Study dan business plan anda.  Adapun untuk bunga pinjaman bisa saja lebih tinggi dari bunga pinjaman Bank. Apabila dirasa keuntungan yang akan anda hasilkan cukup tinggi dan mampu menutupi biaya bunga pinjaman tersebut, Koperasi layak dijadikan salah satu alternatif.

Dalam pengajuan permohonan modal usaha ke pihak ketiga, kami sarankan agar Anda menyiapkan profil usaha yang akan Anda buat berupa proposal atau bahkan beberapa investor atau perusahaan meminta Anda untuk menyampaikan Feasibility Study yang bertujuan untuk menilai kelayakan implementasi sebuah bisnis dilihat dari sisi Keuntungan Finansial (Financial Benefit), Keuntungan Secara Makro Ekonomi (Macro Economy Benefit), serta Keuntungan Sosial (Social Benefit) yang diterima masyarakat berkaitan dengan usaha yang akan Anda bentuk.

Nah, sudah mengerti dan tidak susah kan? Ingat, Selalu ada jalan jika Anda berani mencoba segala peluang yang ada.

KEIMANAN DOGMATIS & KEIMANAN SAINTIFIK


oleh Agus Mustofa·


Saya ingin memulai tulisan kedua ini dengan mengenalkan KEIMANAN Islam kepada kawan kita yang mengaku atheis, terkait dengan konsep ‘bertuhan’. Pemahaman tentang ‘iman’ yang tidak tepat akan menghasilkan persepsi ketuhanan yang juga keliru. Setidak-tidaknya, nggak sesuai dengan yang dimaksudkan oleh al Qur’an.

Ada keimanan yang bersifat DOGMATIS, dan ada keimanan yang berdasar BUKTI-BUKTI. Keimanan di dalam Islam adalah keimanan yang dibangun berdasar bukti-bukti dengan memanfaatkan fungsi akal. Karena itu, menjadi keliru jika memahami keimanan Islam hanya berdasar dogmatisme, sebagaimana agama lain.

QS. Al Anbiyaa’ (21): 56
Ibrahim berkata: "Sebenarnya Tuhan kamu ialah Tuhan langit dan bumi yang telah menciptakannya; dan aku termasuk orang-orang yang dapat memberikan bukti atas yang demikian itu".

QS. An Naml (27): 64
Atau siapakah yang menciptakan (manusia), kemudian mengulanginya? Dan siapakah yang memberikan rezki kepadamu dari langit dan bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)?. Katakanlah: "Unjukkanlah bukti kebenaranmu, jika kamu memang orang-orang yang benar".

Maka substansi keimanan terhadap adanya Tuhan - di dalam Islam - justru didasarkan pada eksplorasi akal terhadap segala realitas sekitar. Tujuannya adalah menemukan Kekuatan Maha Dahsyat yang menguasai dan mengendalikan alam semesta ini. Sebagaimana yang diceritakan Al Qur'an tentang 'pencarian Tuhan' oleh Nabi Ibrahim. Sehingga, keimanan di dalam Islam bukanlah keimanan yang sekedar ikut-ikutan berdasar tradisi sebagaimana dipersepsi oleh mereka yang tidak memahami Islam. Justru, yang demikian ini dikecam di dalam al Qur’an.

QS. Al Baqarah (2): 170
Dan bila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah," mereka menjawab: "(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami terima dari (tradisi) nenek moyang kami". "(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui sesuatu pun, dan tidak mendapat petunjuk?"

QS. Yusuf (12): 108
Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak kepada Allah dengan argumentasi yang jelas. Maha Suci Allah, dan aku bukan termasuk orang-orang yang menyekutukan (bertuhan kepada selain Allah)".

Maka, keimanan Islam harus dibangun berdasar eksplorasi akal dengan berpedoman pada kitab sucinya. Al Qur’an tidak mendogma penganutnya untuk ikut-ikutan dalam beragama, melainkan sebaliknya mendorong untuk bersikap kritis dan mencari bukti-bukti kebenaran yang terhampar di alam semesta. Inilah bedanya keimanan Islam dengan keimanan agama lain.

QS. Ali Imran (3): 7
… Dan tidak bisa mengambil pelajaran (dari Al Qur’an) kecuali orang-orang yang menggunakan akal.

QS. Ali Imran (3): 191
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda (eksistensi Tuhan) bagi orang-orang yang berakal,

QS. Yunus (10): 100
Dan tidak ada seorang pun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah marah besar kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.

Sengaja saya kutipkan ayat-ayat Qur’an sebagai argumentasi, bahwa Islam mengajarkan keimanan yang berdasar pada ‘akal sehat’. Bukan dogma-dogma dan doktrin-doktrin tak berdasar. Itulah akal yang digunakan untuk memahami kebenaran dalam bertuhan. Bukan akal yang digunakan untuk ‘mengakal-akali’ kebenaran. Atau malah menjauhi Tuhan.

Klarifikasi yang kedua, adalah kaitan antara SAINS dengan KEIMANAN Islam. Boleh jadi di agama lain, keimanan bertabrakan dengan sains. Sebagaimana terekam dalam sejarah perkembangan agama Kristen di Eropa, misalnya. Tetapi, itu tidak pernah terjadi (dan seharusnya memang tidak terjadi) pada keimanan Islam. Justru, sejarah menunjukkan bahwa sains dan teknologi berkembang pesat di zaman keemasan Islam. Ilmu kedokteran, matematika, astronomi, kimia, metalurgi, filsafat, ekonomi, sosial, politik, tatanegara, dst, dlsb, justru memperoleh tempat yang terhormat. Sekaligus mendorong kualitas keimanan umat Islam kepada Tuhannya. Dan yang demikian memang didorongkan oleh al Qur’an, sebagai pedoman dalam beriman kepada Allah.

QS. Al Ghaasiyah (88): 17
Maka apakah mereka tidak mengobservasi unta bagaimana dia diciptakan? Dan langit, bagaimana ia ditinggikan? Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan? Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?

QS. An Nahl (16): 79
Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang di angkasa bebas. Tidak ada yang menahannya selain daripada Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (pelajaran) bagi orang-orang yang beriman.

QS. Asy Syu’araa (26): 7
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah banyaknya Kami tumbuhkan di bumi itu pelbagai macam tumbuh-tumbuhan yang baik?

QS. An Naml (27): 86
Apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Kami telah menjadikan malam supaya mereka beristirahat padanya dan siang yang menerangi? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (eksistensi Tuhan) bagi orang-orang yang beriman.

QS. Luqman (31): 31
Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan karunia Allah, supaya diperlihatkan-Nya kepadamu sebagian dari tanda-tanda (kekuasaan)-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (pelajaran) bagi semua orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur.

QS. Az Zumar (39): 21
Apakah kamu tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu ia menjadi kering lalu kamu melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.

QS. Yaa siin (36): 77
Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!

QS. Shaad (38): 29
Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya orang-orang yang mempunyai akal mendapat pelajaran.

QS. Ath Thaariq (86): 5
Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?

Dan ratusan ayat lagi yang memiliki semangat keilmuan dalam membangun keimanan kepada-Nya. Yang kalau saya tuliskan disini semuanya, mungkin bakal membosankan orang-orang yang tidak mengakui Tuhan. Tapi sebaliknya, bakal menguatkan orang-orang yang beriman. Mereka bisa merasakan kehadiran Allah sebagai Tuhan yang Maha Dahsyat di seluruh penjuru alam semesta yang diamatinya. Bahwa Allah telah meliputi seluruh horizon pandangannya, di langit dan di bumi, beserta segala yang ada diantara keduanya…

QS. An Nisaa’ (4): 126
Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan apa yang di bumi, dan adalah Allah Maha Meliputi segala sesuatu.

Maka, bagi seorang muslim, sains adalah alat untuk melakukan pembuktian-pembuktian secara terukur dalam memahami ciptaan Allah yang terhampar di alam semesta. Sebuah mahakarya yang sempurna, dengan segala mekanisme hukum alam yang menyertainya. Manusia terlahir, menua, dan kelak menemui kematiannya. Bumi terlahir, menua, dan kelak juga menemui kehancurannya. Bintang dan matahari terlahir, menua, dan kelak pun menemui akhir masanya. Sebagaimana alam semesta juga terlahir, menua, dan kelak akan menemui keruntuhannya.

Demikian sempurnanya drama alam semesta dengan segala isinya, semata-mata untuk menunjukkan kepada manusia yang tinggi hati ini, bahwa yang kekal hanyalah Allah Tuhan Penguasa Jagad Semesta..! (Bersambung )

~ Salam Beragama dengan Akal Sehat ~